Senin, 18 Januari 2021

RINDU II

hanya waktu yang menjadi temanku.

dan hujan yang bernyanyi lirih di luar sana

 

aku, memaku diri di kamar nan hampa

mengajak angan berlagu

tentang parasmu yang membuat rindu

 

tatapan yang melenakan

senyuman yang menenangkan

 

sungguh rindu ini berkisar

dalam temaram ruang khayalku

tak kuasa mendobrak

dinding-dinding ragu

yang terlanjur beku

 

cinta ini hidup

bernafas dan berbiak

namun terkurung dalam puisi

tak mampu lepas bebas

 

rindu ini satu untukmu

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara