hanya waktu yang menjadi temanku.
dan hujan yang bernyanyi lirih di luar sana
aku, memaku diri di kamar nan hampa
mengajak angan berlagu
tentang parasmu yang membuat rindu
tatapan yang melenakan
senyuman yang menenangkan
sungguh rindu ini berkisar
dalam temaram ruang khayalku
tak kuasa mendobrak
dinding-dinding ragu
yang terlanjur beku
cinta ini hidup
bernafas dan berbiak
namun terkurung dalam puisi
tak mampu lepas bebas
rindu ini satu untukmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar