aku hanya ada
sekadar ada
sebatang tubuh yang lengang
menatap lancang
dari balik jendela
aku hanya ada
sekadar ada
sebatang tubuh bernafas
di kamar sempit menjejas
hujan mecerat
dingin menjerat
aku hanya ada
di dunia menggila
dengan segala luka nganga
nyata terpeta
sekedar menjalani
putaran
ikalan
jeratan
kutukan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar