Rabu, 20 Oktober 2021

SUDAHLAH

sudahlah 
kembali kata itu terucap
berusaha menenangkan badaibadai
berusaha memadamkan api nyalamenyala
berusaha meredam eram
nafsu yang menggeram

sudahlah
cukup sampai di sini
cinta menutup pintu
jendela tetap ingkar
diri terkurung di luar

sudahlah
kata itu membasah di lidah
jatuh tercurah
menyiram amarah

aku memang lemah
produk gagal evolusi
 
tak mampu menjalankan tugas mulia
bereproduksi
mengkopi jenis diri
menjadi alat-alat 
oknum-oknum
agen-agen
penyebar energi

tak mampu unjuk diri
menjadi yang terbaik
diantara kawankawanannya
tak cukup mampu 
memperlihatkan pesona diri.
sulit untuk dicintai
dikasihi...

aku lemah
sekedar anomali
lekat berbalur mimpi
yang tak pernah mampu terealisasi
terpuruk terkurung, teralienasi!

sudahlah.
kata lelah menyerah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara