Rabu, 13 Oktober 2021

TERTATIH

tertatih langkah menapak

di tanah kering meretak


tanya mengoyak benak

mengapa, ada apa?


langkah lirih terhenti

wajah menyimpan cerita

galur-galur cemas terbaca 


di dada

ya, di dada 

menyeruak segenap rasa

menggelegak segala rupa


aku ingin jadi lelaki yang mampu membalut semua luka

aku ingin jadi lelaki yang mampu memanggul beban dunia

aku ingin jadi lelaki yang mampu membasuh semua air mata

aku ingin jadi lelaki yang ada 

meng-ada disetiap massa luka menganga


meng-ada selalu di sampingmu


aku ingin jadi lelaki...


tertatih langkah menapak

di tanah kering meretak...




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara