tertatih langkah menapak
di tanah kering meretak
tanya mengoyak benak
mengapa, ada apa?
langkah lirih terhenti
wajah menyimpan cerita
galur-galur cemas terbaca
di dada
ya, di dada
menyeruak segenap rasa
menggelegak segala rupa
aku ingin jadi lelaki yang mampu membalut semua luka
aku ingin jadi lelaki yang mampu memanggul beban dunia
aku ingin jadi lelaki yang mampu membasuh semua air mata
aku ingin jadi lelaki yang ada
meng-ada disetiap massa luka menganga
meng-ada selalu di sampingmu
aku ingin jadi lelaki...
tertatih langkah menapak
di tanah kering meretak...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar