jangan rantai-rantai itu kau kalungkan ke leherku. sayangku, tiada guna tubuh indah terdedahmu kau biarkan, melancarkan diri mencari pelukan hangat.
bukan, bukan kurang indah, tapi pelayar hidup ini ingin pijak dunia, melayari tiap ujung laut, mencecapi tiap rasa gelombang, mencari makna dan nada.
jangan, jangan kau kalungkan kecup, peluk cucup.
aku kan kembali -mungkin?-
sebelum senja tenggelam
dan malam jadi semakin malam
24 maret 2001
Tidak ada komentar:
Posting Komentar