Senin, 18 Januari 2021

MIMPI

 aku berdiri di batas sayup mimpi dan dunia nyata

mendudu sendirian goyah tak berpegang

 

utopia ku peluk, ku cumbu, ku dekap

namun entah kenapa

kian terasa getir

 

aku masih di sini

sadarku meringkuk pasrah

 

sudah, jiwaku lelah!

 

wajah hari masih begini

Thomas More hanya pemimpi yang terlalu pandai berkata-kata

atau mungkin hanya aku terlalu sempit dan cacat logika?

 

aku berada di batas sayup

antara mimpi dan dunia nyata

 

sadarku tertunduk malu

dihadapan realita yang marah!

 

aku dan mimpiku berpelukan

sinis dan mati!

 

 

10/06/1999


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara