Kamis, 19 Agustus 2021

SORE HUJAN HINGGA MALAM

sore hujan hingga malam

menggigil tiap insan

dalam kuyup mencari teduh

di emper-emper ruko yang hendak tutup


langit hitam

hati muram.


cukuplah kutuk dalam hati

ganti berganti dengan gerutu

ada yang mencari hangat dengan cerita

rekan disebelah yang entah siapa

tetiba jadi sahabat sepanjang masa.


tangan melipat di dada

mencari hangat pada tubuh ringkih


hujan masih keras menderas

menghantui atap dan jalanan


angan menyatukan detik

jadi menit dalam lamunan

penantian semakin panjang

dan dalam...


sore hujan hingga malam...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara