Sabtu, 07 Maret 2020

RINDU (I)


RINDU (I)


bathin jiwa ku yang kosong
akhirnya berteriak kalah
“aku rindu dikau...!!”   

keangkuhan dan rajanya
meletakkan pedang
mengajak gencatan senjata

engkau membuatku rindu
pada kemanusiaanmu yang kotor tapi wajar

“kata rayu toh tak jadi puisi untukmu...”

aku mengutuk pelan
pada keperkasaanmu
dan langit biru yang buram oleh mendung

cinta yang katanya indah
anak bandel yang memecahkan gelas!

disini
diperasaan usangku yang sepi.


30 maret 2000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara