buat: M
wajahmu adalah
purnama yang menyala
diantara tebar kibar
jilbabmu
terlalu indah untuk
dilewatkan
walaupun harus
bertaruh ribuan kemungkinan
ku tundukkan
pandang, tapi
tak urung ku intip
jua lengkung senyum dan tatapan mata
dalam sekian detik
yang menyiksa
aku sudah terlalu tua
untuk ini semua
tak jua belajar dari
pengalaman-pengalaman lama
tentang bulan yang
ditutupi awanawan kemarin
aku terlalu
nista
untuk mulai menggedor-gedor jendela
seorang dara
yang terlalu muda
tapi apalah aku
apalah perasaan – perasaan ini
yang menggerogoti benak
memain-mainkan emosi
dengan perasaan
itu-itu juga
yang tak pernah mampu ku mengerti misterinya
engkau adalah
purnama
yang bercahaya dalam indahmu
ku simpan
garis demi garis
detil demi detil wajah
ku lukis dan ku
bingkai
lalu ku pajang dalam
ingatan
engkau adalah
purnama.
9 November 2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar