Terkunci di laci
Terkunci di lemari
Bagaimana kan hendak tiba
Tiada hasrat untuk membaca
Sendiri ia tergeletak
Di dasar laci
Di lemari terkunci
Pesannya mengampas
Luruh seiring waktu membisu
Basi, mati
Tetap tersembunyi.
Tak bisa bernyanyi
Mewakili perasaan hati
Habis guna
Terpenjara
Puisi tak pernah tiba
Lenyap dalam kelindan masa
Lesap dalam kumparan asa
Surat cinta yang coba-coba
dibungkus kata-kata bijaksana
Surat cinta yang bersembunyi
Dalam larik lirik sayu merayu
Punah, binasa.
Kadaluarsa!
Hanyutlah dia dibawa arus masa
Mengambang hilang dalam ruang
Lalu karam dalam kelam
Ditinggal panah waktu laju mendudu
Menjadi sampah peradaban
Menjadi sampah perasaan
Residu yang tak pernah habis terbakar
Hitam berjelaga
Berkerak di sudut hati
Terdalam
Terlegam
Terhitam!
Puisi yang tak pernah tiba
Tertinggal dalam laci
Terkunci di lemari
...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar