Senin, 10 Juni 2024

MENCINTAI TANPA MEMILIKI

Berdamai dengan diri 
Yang terlalu lelah bertempur

Meletakkan segala senjata
Asa, harap, sebangsanya 

Kembali menyerah kalah
Pada takdir yang gagah

Kini diri hanya patuh 
Menatap dari jauh
Segala riuh menggemuruh

Mengemasi diri
Merawati luka hati
Sembari meniti
Jalur pergi

Semua sudah mendekati akhir
Pintu jendela telah 
Rapat dikunci
Berhenti berpaling
Menatap lagi ke depan

Sisa jalan yang kian dekat
Kian rapat
Dengan maut yang menyambut
menjemput!

Belajar dan terus belajar
Untuk mencinta tanpa memiliki
Karena sesegala yang ada 
Bukan pula punya kita...

Belajar mencintai tanpa memiliki
Belajar melepas

Karena cinta
Mungkin tak pernah mungkir
Mungkin tak kenal akhir
  ...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara