Senin, 14 November 2022

MERAPUH

sekali kala

sekali masa

ingin jatuh merapuh

ingin jatuh terunduh


berbaring meringkuk di pangkumu

laksana bayi dalam rahim yang bisu

melepas segala bungkus baju-baju.  


membuka segala topeng

koreng meloreng


meletakkan segala beban

menurunkan semua bawaan

meninggalkan di luar ruangan


sekadar kita berdua

berlupa dari dunia


dalam hening malam temaram.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara