Sabtu, 26 Desember 2020

ZIARAH

  

di pintu makam itu aku berdiri

 

senja memerah

mewarnai awan-awan kumulus

angin resah.

 

tak ada yang menawari jalan

aku tersengat di belantara nisan

orang lalu lalang

melangkahi kuburan

 

ini harusnya ziarah

ziarah mengetuk pintu-pintu barzah

membawa bekal doa dan pahala yasin

 

aku terlantar disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara