belum apa apa sudah patah
pecah
remuk berserakan
di hembus angin waktu.
yang menghantu
dinding dinding bisu
hanya menatap
tak sekali menilik
melirik
berlian yang tersembunyi
karam dalam lumpur
masih begini
lelah.
tak jua bisa menebar
pesona keindahan diri
tersembunyi di balik pintu.
terasing tersendiri
di dunia yang tak peduli
cinta,
tak punya rasa iba!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar