Sabtu, 26 Desember 2020

REMUK

belum apa apa sudah patah

pecah


remuk berserakan 

di hembus angin waktu.

yang menghantu


dinding dinding bisu

hanya menatap


tak sekali menilik

melirik 

 

berlian yang tersembunyi

karam dalam lumpur


masih begini

lelah.


tak jua bisa menebar

pesona keindahan diri

tersembunyi di balik pintu.


terasing tersendiri

di dunia yang tak peduli


cinta, 

tak punya rasa iba!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara