Sabtu, 24 Agustus 2024

SEDANG BERSEDIH

Kita sedang bersedih
Negara ini sedang bersedih
Sedih melihat
Ada rakyatnya 
Ada pemimpinnya
Tengah mencari celah
Di tengah titik lemah
Demokrasi

Mencari celah 
Untuk menenegakkan keluarga
Untuk mendirikan wangsa
Menjadi raja

Mengkhianati demokrasi
Yang seharusnya ada 
Dari dan untuk rakyat

Kita sedang sedih
Negara sedang sedih 
Rakyat sedang sedih
Melihat wakilnya
Mengerumuni penguasa
Mendukung sang pemenang
Hanya mengharap cipratan 
Sedikit madu kekuasaan
Sementara mereka lupa
Pada apa yang seharusnya
Siapa yang seharusnya
Mereka wakilkan

Menelikung aturan dengan aturan
dengan terang telanjang 
Memihak penunggu istana

Kita sedang sedih
Kita harus sedih
Bahkan harus marah
Karena negara ini juga milik kita

Rakyat yang lelah
Rakyat yang lemah
Rakyat yang hanya bisa bermimpi
Tentang ratu adil 
Yang datang membawa keadilan 
Yang membawa kebaikan.

Atau perlukah kita sendiri
Yang menjadi ratu adil
Bagi diri masing-masing 
bagi bangsa negara ini
Lalu membiarkan penguasa-penguasa
lalim yang haus akan kekuasaan ini
hanyut, karam dan tenggelam lagi
dalam arus reformasi 
atau sekalian revolusi!?

Kita berhak sedih
Kita berhak marah
Tapi tetap wajib kendalikan diri

Bangsa ini sudah banyak punya luka 
Tak perlu lagi menambah goresan baru
Di tengah silang menyilang luka masa lalu
Yang memang sudah sembuh
Namun masih meninggalkan perih
Dan ribuan tanya

Kita sedang sedih 
Kita sedang marah
Makanya kita perlu bersuara
Turun kembali ke jalan
Bersuara paling lantang
Melawan semua
Ketidakadilan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara