Negara ini sedang bersedih
Sedih melihat
Ada rakyatnya
Ada pemimpinnya
Tengah mencari celah
Di tengah titik lemah
Demokrasi
Mencari celah
Untuk menenegakkan keluarga
Untuk mendirikan wangsa
Menjadi raja
Mengkhianati demokrasi
Yang seharusnya ada
Dari dan untuk rakyat
Kita sedang sedih
Negara sedang sedih
Rakyat sedang sedih
Melihat wakilnya
Mengerumuni penguasa
Mendukung sang pemenang
Hanya mengharap cipratan
Sedikit madu kekuasaan
Sementara mereka lupa
Pada apa yang seharusnya
Siapa yang seharusnya
Mereka wakilkan
Menelikung aturan dengan aturan
dengan terang telanjang
Memihak penunggu istana
Kita sedang sedih
Kita harus sedih
Bahkan harus marah
Karena negara ini juga milik kita
Rakyat yang lelah
Rakyat yang lemah
Rakyat yang hanya bisa bermimpi
Tentang ratu adil
Yang datang membawa keadilan
Yang membawa kebaikan.
Atau perlukah kita sendiri
Yang menjadi ratu adil
Bagi diri masing-masing
bagi bangsa negara ini
Lalu membiarkan penguasa-penguasa
lalim yang haus akan kekuasaan ini
hanyut, karam dan tenggelam lagi
dalam arus reformasi
atau sekalian revolusi!?
Kita berhak sedih
Kita berhak marah
Tapi tetap wajib kendalikan diri
Bangsa ini sudah banyak punya luka
Tak perlu lagi menambah goresan baru
Di tengah silang menyilang luka masa lalu
Yang memang sudah sembuh
Namun masih meninggalkan perih
Dan ribuan tanya
Kita sedang sedih
Kita sedang marah
Makanya kita perlu bersuara
Turun kembali ke jalan
Bersuara paling lantang
Melawan semua
Ketidakadilan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar