Kamis, 25 April 2024

KAU

Kau adalah harapan
Yang  di gaung-gaungkan 
Dalam deras daras doa 
setiap hari

Kau adalah api 
Yang menghangati
menyalakan hati
Yang hendak mati

Kau adalah mimpi-mimpi 
Yang lahir dalam sepi 
Jauh dari bau birahi

Kau adalah cinta
Yang paling nyata
Diantara semua 
yang fana dan tak bermaya 

Kau adalah kidung indah 
yang terdengar
Lagu merdu mendayu
Mengelus-elus hati 
Dengan nada dan puisi

Kau yang membuka kembali 
Pintu asa dan jendela
Rumah tua yang terlunta
Di relung jiwa

Namun
Kau juga 
Yang kembali mengoyak luka
Dalam alur sejarah
Dan tema percintaan 
itu-itu saja

Kau torehkan luka
Di atas luka lama
Menambah silang menyilang berbilangnya 
Berbumbu duka dan air mata...

Namun semua
Pada akhirnya
Aku juga yang salah 
Aku juga yang lemah
Aku juga yang guyah
Tak mampu jua
Menggoreskan cinta
Mewarnai jiwa
Dengan rasa

Senantiasa 
Bersikap seadanya
Tanpa kesan dan pesan
Yang mendalam
Yang menggenggam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara