Senin, 05 April 2021

SISIFUS

 sisifus

yang mendorongdorong batu karang

melewati terjal tebing

menggulirkannya setinggi gunung

lalu pada puncaknya

 menggelindinglah dia sang batu

kembali di sedot gravitasi

pelukan bumi yang keras.


sisifus

yang kembali dan kembali 

dorongmendorong

melewati siklus demi siklus yang kaku

sepanjang waktu.


terjerat pada kutukan takdir itu-itu saja

pada setiap masa yang berbeda

untuk kembali ke alamat sama

berakhir sama


sisifus mendorongdorong batu

apa dia bahagia?


aku mendorongdorong cinta

apa bahagia?





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara