ditingkahi hujan yang tengah mengamuk
tersendat aku berlalu
mencari teduh
menunggu
nanti pada saatnya
ku kan pulang
kembali dalam pelukan rumah
yang biar berduri sendiri
tapi masih ramah menjamah
pulangku pada kamu
pulangku padamu.
kosong hampa Lazuardi tanpa makna melahirkan lara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar