Sabtu, 13 Januari 2024

KETIKA SEMUA TERASA BIASA

Ketika semua terasa biasa
Ketika yang kilap gemerlap tampak lindap
Tiada lagi fantasi
Tiada lagi sensasi

Semua terasa tawar
Semua debar terasa hambar
Semua jadi rutinitas
Yang lepas menggegas

Tak ada lagi rasa 
Tak ada lagi gelora

Ketika semua berujung pada pulang
Membaringkan tubuh yang leta
Meletakkan kepala yang semakin sering
berdenyut di bantal
Meletakkan semua beban di luar rumah

Ketika semua semakin jauh
Mimpi, hasrat, harapan kian pudar
Tertutup katarak mengaburkan
Tertahan asam urat mengakukan

Tulang belulang terasa sengal
Nafas pupus tersengal-sengal 

Ketika sakit dan nyeri
Semakin rajin menghampiri
Ketika sakit menjadi sinyal
Teriakan sunyi meminta perhatian
Tanpa bahasa tanpa kata.

Ketika segala komplikasi
Mengumpul mendesak-desak
Menggerogoti sistem yang melapuk
Digerus arus entropi

Ketika maut menjadi rindu
yang ditunggu-tunggu 
Ketika ajal jadi rekan yang diharap-harap

Ketika mati menjadi kunci menutupi...





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara