Ketika yang kilap gemerlap tampak lindap
Tiada lagi fantasi
Tiada lagi sensasi
Semua terasa tawar
Semua debar terasa hambar
Semua jadi rutinitas
Yang lepas menggegas
Tak ada lagi rasa
Tak ada lagi gelora
Ketika semua berujung pada pulang
Membaringkan tubuh yang leta
Meletakkan kepala yang semakin sering
berdenyut di bantal
Meletakkan semua beban di luar rumah
Ketika semua semakin jauh
Mimpi, hasrat, harapan kian pudar
Tertutup katarak mengaburkan
Tertahan asam urat mengakukan
Tulang belulang terasa sengal
Nafas pupus tersengal-sengal
Ketika sakit dan nyeri
Semakin rajin menghampiri
Ketika sakit menjadi sinyal
Teriakan sunyi meminta perhatian
Tanpa bahasa tanpa kata.
Ketika segala komplikasi
Mengumpul mendesak-desak
Menggerogoti sistem yang melapuk
Digerus arus entropi
Ketika maut menjadi rindu
yang ditunggu-tunggu
Ketika ajal jadi rekan yang diharap-harap
Ketika mati menjadi kunci menutupi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar