Kamis, 22 Desember 2022

LAGi GILA LAGI

lagi gila lagi
Ketika terpandang potretmu
Wajah yang tak mampu dilupa 
Senyum yang selalu dipuja

lagi gila lagi
Ketika menyadari
Cinta ini tak terbagi
Hanya untuk diri sendiri
Dia tak Sudi
Bahkan Sekadar menanggapi

Jatuh

Lagi gila lagi
Pada relung yang murung
Hati jauh terkurung

Semakin jauh
Semakin jatuh
Semakin luruh

Lagi gila lagi
Benak tak hendak
Menerima fakta yang mendepak
waktu yang tunak

Lagi gila lagi
Lagi gila lagi

Cinta tinggal sepenggal
Dalam perih kian menebal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kosong hampa  Lazuardi tanpa makna melahirkan lara